30 April 2017

Cara Menaikkan Tegangan Listrik di Rumah Dengan Mudah

 

Menaikkan Tegangan Listrik di Rumah—Kualitas listrik yang diterima dari PLN oleh setiap rumah biasanya berbeda-beda. Semakin jauh jarak rumah dari pembangkit ataupun dari gardu PLN, biasanya kualitas listriknya semakin buruk. Tentu kebalikannya adalah semakin dekat jarak rumah yang terpasang listrik dari gardu PLN, maka semakin baik kualitas listriknya.

Perbedaan kualitas listrik tersebut dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah karena adanya rugi-rugi daya yang dihasilkan oleh resistansi dari kabel yang digunakan. Semakin panjang kabel yang mengalirkan listrik dari PLN ke rumah, maka semakin besar pulalah rugi-rugi dayanya. Karena rugi-rugi dayanya semakin besar, maka tak ayal tegangannya pun lebih sering turun daripada rumah-rumah lainnya yang lebih dekat dengan gardu PLN. Maka dari itulah diperlukan alat atau cara untuk menaikkan tegangan listrik di rumah sehingga tidak mengganggu peralatan elektronik yang ada.

Pengaruh Kualitas Listrik Untuk Alat Elektronik Rumah



Kualitas listrik yang jelek tentu saja sangat mengganggu pada kinerja alat elektronik di rumah. Tidak jarang kerusakan alat-alat elektronik seperti TV, kulkas, mesin cuci dan lain sebagainya diakibatkan oleh jeleknya kualitas listrik, atau dengan kata lain tegangan listriknya tidak memenuhi standar. Ada sejumlah cara untuk menaikkan tegangan listrik di rumah.
Berbagai cara tersebut diantaranya sebagai berikut.

Memasang Capasitor Bank


Cara pertama yang dapat anda lakukan untuk mengatasi tegangan lisrtik yang sering turun adalah dengan memasang capasitor bank pada setiap peralatan listrik, terutama pada mesin pompa air dan mesin cuci. Cara tentu bukanlah cara untuk menaikan tegangan, akan tetapi lebih pada menjaga peralatan elektronik dari loncatan tegangan yang sering turun naik. Sebagai contoh, anda dapat memasang capasitor pada mesin pompa air anda. Caranya adalah jika mesin pompa air anda memiliki daya 100 watt, maka anda dapat memasang capasitor 350v dengan nilai 100mF. Capasitor yang dipasang haruslah sedekat mungkin dengan pompa air dan yang perlu diingat adalah capasitor yang dipasang haruslah capasitor non pola atau capasitor AC, bukan Elco yang merupakan capasitor DC.

Menggunakan Stabilizer


Cara kedua untuk menaikkan tegangan listrik di rumah adalah dengan memasang stabilizer. Selain dapat menaikan tegangan, stabilizer juga memiliki fungsi untuk menjaga lonjakan mendadak voltase listrik yang masuk ke dalam satu ataupun beberapa peralatan elektronik. Secara sederhana, cara kerja stabilizer adalah menampung listrik sementara, lalu kemudian menyalurkannya pada perangkat elektronik yang sesuai dengan kebutuhan konsumsi daya dan tegangan perangkat tersebut. Kualitas listrik dari unit stabilizer, secara teori sudah masuk dalam batas aman untuk dijadikan konsumsi sumber daya listrik dari perangkat elektronik yang menerimanya.

Untuk menentukan stabilizer yang sesuai dengan kebutuhan rumah anda, caranya sangatlah mudah sekali. Anda hanya perlu menambahkan nilai sebesar 25% dari kapasitas daya listrik yang terpasang di rumah anda. Hanya saja hal yang perlu diperhatikan adalah kapasitas daya listrik rumahy menggunakan satuan VA ( Volt Ampere ) bukanlah Watt. Hal ini dikarenakan adanya faktor daya pada listrik tersebut. Dengan kata lain VA adalah satuan daya semu sedangkan Watt adalah satuan daya sebenarnya. Besarnya faktor daya dari PLN biasanya adalah 0.8. Jadi jika kapasitas daya rumah anda adalah 1300 VA, maka daya sesungguhnya adalah 1040 Watt. Untuk memasang stabilizer, anda hanya perlu menambahkan 25% dari 1040watt tersebut.


Nah itulah cara menaikkan tegangan listrik di rumah. Jika anda tidak ingin terlalu repot, anda juga dapat melakukan penambahan daya melalui PLN. Semoga membantu. 

No comments:
Write comments