22 June 2017

Skema Kelistrikan Pada Mobil dan Komponennya

 

Skema Kelistrikan—Untuk memudahkan dalam melakukan proses perbaikan, maka biasanya unit kelistrikan pada mobil akan dilepas terlebih dahulu. Ketika proses perbaikan telah selesai, barulah semua komponen elektronik dan juga kelistrikan akan dipasang kembali hingga benar-benar berfungsi seperti sedia kala.

Komponen elektronik yang ada  pada mobil sendiri meliputi sistem penerangan, sistem isyarat seperti sein dan klakson, sistem wiper, sistem washer, meter kombinasi dan juga perangkat lainnya. Sedangkan skema kelistrikan  mobil merupakan instalasi dari berbagai rangkaian kelistrikan yang ada pada mobil tersebut. Kelistrikan menjadi hal yang sangat penting karena sistem kelistrikan ini menjadi tenaga penggerak awal dari mobil. Selain itu, banyak sekali komponen yang digerakan oleh listrik seperti lampu, motor starter, wiper, hingga pada pompa bensin.

Komponen Sumber Kelistrikan Pada Bodi Mobil


Sumber listrik utama yang ada pada mobil berasal dari aki atau ACCU. ACCU akan mensuplai listrik ke sistem pengapian, sistem starter, berbagai aksesoris mobil, dan sistem kelistrikan bodi. Karena ACCU ini bekerja terus menerus mensuplai tenaga listrik, maka lama kelamaan akan habis. Oleh sebab itu dipasang alternator untuk mengisi baterai kembali.

Skema Kelistrikan Pada Mobil

Seperti yang sudah disinggung tadi, skema kelistrikan pada mobil secara umum hanya dibagi menjadi 2, yaitu skema penerangan dan juga skema alat bantu.

1.      Skema penerangan
Skema penerangan sangat berguna dalam keselamatan berkendara. Sistem penerangan sendiri dibagi menjadi 2 yaitu penerangan luar yang meliputi lampu depan, lampu belakang atau lampu rem, lampu sein, lampu hazard, lampu mundur, dan juga lampu plat nomor.

Selain lampu penerangan luar ada pula lampu penerangan dalam yaitu lampu yang dipasang pada bagian atas kabin mobil. Fungsinya adalah untuk menerangi bagian kabin mobil. Kadang kala lampu ini menyala ketika pintu dibuka. Lampu lainnya yaitu lampu yang digunakan untuk menerangi panel-panel instrumen pada malam hari agar terlihat lebih jelas.

2.      Skema  alat bantu
Selanjutnya adalah alat bantu yang meliputi klakson yang merupakan alat keselamatan untuk memberikan isyarta berupa suara. Ada pula wiper atau penghapus kaca yang memiliki fungsi untuk membersihkan kaca depan ataupun kaca belakang dari berbagai kotoran yang menempel sehingga tidak mengganggu pandangan pengemudi.

Selain itu ada juga motor starter yang merupakan sebuah motor listrik yang dipasang di bagian sisi blok silinder. Fungsinya agar ketika kunci kontak dihubungkan, motor akan berputar dan menghubungkan roda gigi starter dengan kopling starter, dan mobil pun menyala.
Skema alat bantu selanjutnya adalah blower AC dan juga instrumen-instrumen pendukung lainnya seperti indikator bensin, lampu speedometer dan juga sistem audiomobil.

Cara Kerja Skema Kelistrikan Mobil

Secara umum cara kerja kelistrikan pada mobil hampir sama dengan mengoperasikan sebuah saklar. Contohnya pada sistem penerangan lampu depan, ketika saklar utama sebelah kanan diputar, maka lampu kota akan hidup, namun ketika pedal rem diinjak, maka lampu rem akan menyala. Begitu selanjutnya, bahkan pada sistem starter pun, ketika kunci kontak dinyalakan, maka kopling starter akan menghubungkan roda gigi motor starter dengan roda gigi pada roda gaya, selanjutnya roda gigi akan secara otomatis terlepas dari roda gaya dan mesin mobil pun menyala. 



Memahami skema kelistrikanpada mobil sangatlah penting untuk mengetahui bagaimana sebenarnya sebuah mobil bekerja karena sebetulnya sebuah mobil untuk dapat berfungsi sebagaimana fungsinya harus memiliki sinkronisasi antara komponen kelistrikan dan juga mekanis ( mesin ). Jika salah satunya tidak berfungsi dengan baik, maka mobil pun tidak akan berfungsi seperti semestinya. Memahami skema tersebut juga penting untuk menghindari terjadinya konsleting yang bisa menimbulkan kebakaran pada mobil. 

No comments:
Write comments