26 August 2017

PERBAIKAN LED TV LAYAR GELAP YANG MENGALAMI KERUSAKAN

 

Kerusakan LED TV tanpa foto (layar gelap) padahal suara normal, biasanya dikarenakan oleh tak bermanfaatnya panel LED untuk pencahayaan latar pada layar LCD.
Permasalahan ini tak jarang terjadi pada LED TV sebab pada TV tipe ini pencahayaan latar (back light) didapatkan dari nyala tak sedikit LED yang tersusun dengan cara seri. Ketika ada satu saja LED yang mati, maka seluruh layar tak bakal memperoleh pencahayaan latar jadi foto menjadi tak tampak alias gelap, meskipun dibagian LCD-screen sebetulnya ada terdapat elemen-elemen foto yang terbentuk.
Berikut ini bakal diulas mengenai pembetulan kerusakan tersebut. Sebagai contoh di sini dikemukakan pembetulan TV Samsung model UA32F4000AMXXD. Dalam prakteknya bisa saja untuk LED TV lainnya sebab pada prinsipnya langkah-langkah pengetesan serta perbuatan yang diambil tak jauh tak sama.

Untuk memastikan bahwa kerusakan yang terjadi merupakan pada panel LED, butuh diperbuat langkah sebagai berikut :

Mengecek tegangan DC untuk suplai panel LED.
Pada TV Samsung suplai tegangan untuk panel LED dihasilkan oleh rangkaian “boost-converter” yang menghasilkan tegangan DC kurang lebih 135V.
Boost-converter merupakan suatu  unit power-supply khusus yang menaikkan tegangan DC menjadi lebih tinggi, lihat ulasannya dalam : Boost-converter .

Tegangan 135V dari boost-converter ini diperlukan untuk mensuplai 45 LED yang terangkai dengan cara seri. Mengenai rangkaian LED seri beserta tegangan yang diperlukannya sekilas telah dibahas dalam : Susunan LED seri serta LED paralel .

Tegangan 135V ini bisa diukur langsung melewati dua kaki elektroda elco filter tegangan tersebut, yaitu C9801 (22µF/250V). Pengukuran diperbuat dengan memakai AVO-meter pada posisi DCV250.
Apabila pengukuran tegangan menunjukkan angka kurang lebih 230V maka telah bisa dipastikan bahwa telah terjadi kerusakan pada panel LED, sebab angka sebesar itu merupakan angka tegangan yang dikeluarkan rangkaian buck-converter tanpa terbebani.
Apabila panel LED dalam keadaan normal, ia bakal memberatkan tegangan suplai hingga turun menjadi kurang lebih 135V.
Apabila butuh (supaya lebih yakin) cobalah untuk melepas konektor panel LED, lalu perbuat pengukuran tegangan pada elco filter itu serta catat hasilnya. Seusai itu pasang kembali konektor panel LED ke tempatnya serta perbuat lagi pengukuran tegangan pada elco. Apabila hasil pengukuran sama saja (tetap tinggi) maka berarti panel LED terbukti tak memberatkan tegangan tersebut. Panel LED tak bekerja sebab telah terjadi kerusakan padanya.

Membongkar panel LED.
Sebelum membongkar panel LED, penyanggah TV wajib dilepas terlebih dahulu. Ada berbagai baut yang wajib dibuka di tahap belakang TV.
Berbagai baut untuk penutup/kap tahap belakang juga wajib dibuka.
Seusai itu “kancing-kancing” yang mengait di sepanjang pinggiran layar (dari belakang) dilepas satu-persatu, lumayan direntangkan sedikit ke samping lalu agak ditekan dengan tangan hingga terbuka. Dimulai dari satu tahap kemudian ke satu tahap berikutnya (bertahap) hingga seluruh tahap kancing yang mengait di sekeliling segi pinggir terbuka.
Yang pertama kali bakal terlepas merupakan list/bingkai layar tahap depan. Sebab itu butuh dipastikan sebelumnya, manakah kancing-kancing kaitan yang sewajibnya dibuka terlebih dahulu supaya list ini yang bakal lebih dulu bisa lepas.
Seusai terlepas, keluarkan bingkai layar ke arah depan dengan hati-hati. Jangan hingga kaca tahap pinggir layar LCD yang tipis itu tergores, retak, alias pecah.
Sekali lagi : hati-hati!

Kemudian dilanjutkan dengan membuka kancing-kancing yang mengait pada lapisan berikutnya, diperbuat sebagaimana pada lapisan sebelumnya, satu-persatu dengan cara bertahap.
Apabila semua telah terlepas, angkat tahap besi yang menutup dengan cara perlahan hingga ia cenderung tegak. Apabila agak tersendat, periksalah penyebabnya, jangan dipaksa.
Ketika membuka tahap ini usahakan supaya tahap kaca LCD-screen tak ikut terangkat, namun jangan menekannya ke bawah terlalu kuat.
Apabila telah terbuka bakal terkesan sebagaimana pada foto berikut ini :

Pada foto (A) tampak panel LED yang telah terbuka dengan lapisan lembaran putih yang tetap menempel. Lapisan ini butuh dilepas dengan terlebih dahulu membuka berbagai kancing penetapnya, lalu luar biasanya dengan cara perlahan ke arah luar.
Pada foto (B) tampak deretan-deretan LED (ada 9 LED setiap deretnya) seusai lapisan lembaran putih dilepas. Bulatan-bulatan yang tampak sebetulnya bukanlah LED, namun hanya “pembias cahaya” saja. LED yang sebetulnya ada di bawah pembias-pembias itu.

Setiap LED wajib di-test satu per-satu untuk menemukan LED yang mati. Dimulai dari LED-LED di satu deretan (umpama deretan tertinggi) lalu ke LED-LED di deretan lainnya. Caranya sebagaimana diperlihatkan pada foto (C) berikut ini :

panel led test

Gunakan AVO-meter pada posisi Ohm x1 alias Ohm x10. Pada titik-titik khusus yang terbuka tempatkan kedua tuas tester sebagaimana diperlihatkan pada foto. Pada TV merek lain bisa jadi titik-titik yang terbuka ini tak ada. Untuk yang semacam ini maka tuas tester wajib digesek-gesekkan hingga menembus lapisan putih isolator.
Pada pengetesan 1 LED1 bakal menyala apabila ia tetap baik, serta pada pengetesan 2 LED2 bakal menyala apabila ia tetap baik. Pengetesan diperbuat sesemakinnya di setiap barisan LED.
Apabila ada yang tak menyala, maka itulah LED mati yang sedang dicari. Tandai LED yang mati tadi.

Lalu bagaimana menggantinya?
Lepaskan papan barisan LED di mana terdapat LED yang mati tadi. Bawa papan LED tersebut sebagai contoh ke penjual spare-parts elektronik yang lengkap. Belilah yang persis sama, sebab apabila tak sama tak bakal bisa dipasang pada tempatnya serta pola sambungannya pun bisa jadi tak sama.
Apabila telah didapatkan, pasanglah sebagaimana mestinya.
Bagaimana apabila tak terdapat yang persis sama?
Pembetulan dengan cara “darurat” tetap bisa diperbuat.
Tulisan ini berlanjut ke yang berikutnya, yaitu : Membenahi panel led rusak pada LED-TV .

No comments:
Write comments