27 December 2017

Mengenal Komponen Elektronika Dan Fungsinya

 

Komponen elektronika adalah elemen terkecil dalam sebuahrangkaian elektronika. Dalam rangkaian elektronika pada umumnya terdiri dari komponen aktif serta komponen pasif. Setiap komponen elektronika dibangun dengan kualitas serta manfaat yang tak sama berdasarkan produsen pembuat komponen elektronika tersebut. Setiap komponen elektronika mempunyai tipe, kualitas serta simbol yang tak sama-beda. Tipe serta kualitas yang melekat pada sebuahkomponen elektronika memberbagi pengertian manfaat serta pabrikan pembuatnya. Sedangkan simbol komponen elektronika ditentukan berdasarkan tipe serta manfaatnya tanpa membedakan pabrik pembuat komponen elektronika tersebut.


Komponen elektronika bisa dibedakan berdasarkan bentuk serta tutorial pemasangannya serta dibedakan berdasarkan manfaat serta tutorial kerjanya.

Jenis –Jenis Komponen Elektronika

Berdasarkan bentuk serta tutorial pemasangannya komponen elektronika dibedakan dalam 2 tipe yaitu tipe SMD (Surface Mount Device) serta tipe umum alias reguler.

1. Komponen Elektronika Tipe Umum (Reguler)

Komponen tipe umum adalah komponen elektronika yang dengan cara fisik mempunyai pin alias kaki dengan tujuan tutorial pemasangannya memakai PCB yang bercelah. Yaitu posisi komponen diletakan pada PCB kemudian pin alias kaki komponen pada segi PCB yang lain untuk disolder pada jalur PCB tersebut. Berbagai komponen elektronika tipe umum bisa dilihat dalam foto dbawah.

komponen elektronika,komponen elektronika non smdKomponen elektronika tipe ini pada umumnya dipakai untuk membikin sistem sederhana yang tak menuntut fisik perangkat yang kecil alias dipakai pada perangkat alias sistem elektronik dengan daya besar.


2. Komponen Elektronika Tipe SMD (Surface Mount Device)

Komponen elektronika tipe SMD (Surface Mount Device) ini adalah komponen elektronika yang tutorial pemasangannya langsung ditempel serta disolder dengan PCB pada segi jalur PCB. Komponen elektronika tipe SMD ini juga dibekali pin alias kaki, bakal namun fisik kaki alias pin komponen tipe SMD ini di tampilan kecil dengan tujuan untuk dipasang pada permukaan jalur PCB. Pada umumnya komponen elektronika tipe SMD adalah komponen elektronika tipe terakhir semacam pada foto berikut.

komponen smd,bentuk komponen smd,jenis komponen smd


Komponen elektronika tipe SMD ditampilan untuk memenuhi tuntutan bentuk fisik perangkat elektronik dengan bentuk fisik yang kecil. Salah satu penerapan komponen elektronika tipe SMD ini bisa dilihat pada perangkat pc semacam RAM, VGA serta motheboard komputer.


Kemudian berdasarkan manfaat serta tutorial kerjanya komponen elektronika dibedakan menjadi komponen pasif serta komponen aktif.


1. Komponen Elektronika Pasif

Komponen pasif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya tak membutuhkan suber tegangan alias sumber arus tersendiri. Komponen pasif pada umumnya dipakai sebagai pembatas arus, pembagi tegangan, tank circuit serta filter pasif. Komponen elektronika yang digolongkan sebagai komponen pasif diantarnya adalah resistor, kapsitor, induktor,saklar serta diode. Berikut adalah definisi serta manfaat dengan cara umum dari komponen pasif tersebut :

A. Resistor

Resistor adalah komponen elektronika yang bermanfaat sebagai penghambat/pembatas arus listips. Berikut adalah simbol serta salah satu bentuk fisik resistor.

Resistor serta bentuknya,simbol resistor,bentuk resistor


Dalam softwarenya resistor bisa dirangkai dengan cara seri serta paralel, pada rangkaian seri maka resistor bisa dimanfaatkan sebagai pembagi tegangan dengan karakteristik kualitas resistor bakal bertambahsesuai dengan kualitas resistor yang dihubung seri tersebut. Kemudian resistor pada konfigurasi paralel resistor bermanfaat sebagai pembagi arus serta mempunyai karkateristik kualitas resistansi menjadi lebih rendah berbanding terbalik dengan jumlah serta kualitas resistansi resistor yang diparalel.


B. Kapasitor

Kapasitor adalah komponen elektronika yang bermanfaat untuk menyimpan muatan listips sementara. Bentuk fisik salah satu kapasitor serta simbol kapasitor bisa dilihat semacam pada foto berikut.

kapasitor,simbol kapasitor,bentuk kapasitorBesar kecilnya muatan listips yang bisa disimpan olehkapasitor seimbang dengan kualitas kapasitas kapasitor tersebut. Tidak hanya sebagai penyimpan muatan listips kapasitor juga bisa dipakai sebagai penghubung alias coupling sinyal alias isyarat AC dalam sebuahrangkaian pemroses sinyal.


C. Induktor

Induktor alias kumparan adalah komponen elektronika yang dibangun dari kawat email yang dibangun sedemikian rupa jadi mempunyai kualitas reaktansi. Induktor bisa dipakai untuk menahan arus AC serta melewatkan arus DC. Bentuk serta simbol induktor dengan cara umum bisa dilihat pada foto berikut.

bentuk iduktor,simbol induktorInduktor bersama resistor serta kapasitor bisa dipakai sebagaisuatu filter alias tapis dalam rangkaian pemroses sinyal. Induktor bisa tak sedikit di jumpai dalam perangkat elektronika yang bekerja sebagai pemroses sinyal radio.


D. Saklar

Saklar adalah komponen elektronika yang bekerja sebagai pemutus alias pemilih sinyal dengan cara mekanik. Saklar mempunyai dua tahap mutlak yaitu kontaktor serta tuas saklar.Salah satu bentuk serta simbol saklar bisa dilihat pada fotoberikut.

saklar,bentuk saklar,simbol saklarDalam menjalankan tugasnya saklar membutuhkan operator sebagai penggerak tuas. Operator tuas saklar bisa berupa sebuahsistem elektro mekanis maupun operator manusia dengan cara manual.


E. Diode

Diode adalah komponen pasif yang dibangun dari bahan semikonduktor. Dioda bermanfaat untukmengalirkan arus listri DC dalam satu arah saja. Dioda dibangun memakai dua lempeng bahan semikonduktor tipe P serta tipe N. Simbol serta salah satu bentuk fisik dioda bisa dilihat pada foto berikut.

bentuk diode,simbol diodeDioda mempunyai 2 kaki yaitu kaki Anoda serta Kaki Katoda, pada prinsipnya dioda bakal mengalirkan arus DC dari Anoda ke Katoda. Pada software lain dioda bisa bermanfaat sebagai penyearah gelombang AC.


2. Komponen Elektronika Aktif

Komponen aktif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya membutuhkan sumber tegangan alias sumber arus dari luar. Ada tak sedikit tipe komponen aktif yang dipakai dalam rangkaian alias sitem elektronika. Dengan cara umum komponen aktif dibangun mengunakan bahan semikonduktor yang ditampilan sedemikian rupa jadi mempunyai manfaat, kualitas serta kapasitas sesuai kebutuhan yang diharapkan. Berbagai contoh komponen aktif adalah.

A. Transistor

Transistor adalah komponen aktif yang dibangun dari tiga lempeng semikonduktor tipe P serta tipe N. Transistor bisa bermanfaat sebagai penguat sinyal serta bisa jugabermanfaat sebagai saklar elektronik. Berikut adalah salah satu contoh serta simbol transistor.

Transistor Bipolar

Transistor BipolarTransistor Unipolar
Transistor UnipolarTransistor terdiri dari dua tipe yaitu transisor NPN serta PNP. Kemudian dari dua tipe tersbut transistor dibagi lagi mejadi dua tipe menjadi transistor bipolar serta transistor unipolar. Transistor bipolar mempunyai 3 kaki yaitu basis, colektor serta emitor, sedangkan transistor unipolar mempunyai tiga kaki yaiut gate , source serta drain.

B. Thyristor

Thyristor disebut juga dengan SCR ( Silicon Controlled Rectifier) serta tak sedikit dipakai sebagai saklar elektronik. Thyristor tak jarang dipakaisebagai saklar elektronik pada rangkaian listips yang bekerja dengan sumber tegangan AC. Thyristor adalah pengembangan dari diode serta mempunyai 3 kaki yaitu gate, anoda serta kathoda. Berikut adalah salah satu bentuk serta simbol thyristor.

Bentuk Serta Simbol ThyristorThyristor ini bakal bekerja alias menghantar arus listips dari anoda ke katoda apabila pada kaki gate diberi arus kearah katoda, sebabnya kaki gate wajib diberi tegangan positif kepada katoda.


C. Transducer

Transducer adalah komponen elektronika yang bisa merubah besaran fisik menjadi besaran listips alias sebaliknya merubah besaran listips menjadi besaran fisik. Transducer yang bermanfaat untuk merubah besaran fisik menjadi besaran listips tak jarang disebut sebagai sensor. Kemudian transducer yang bermanfaat untuk merubah besaran listips menjadi besaran fisik tak jarang dipakai sebagai indikator alias aktuator. Contoh umum transducer sebagai sensor antara lain NTC, PTC, LDR, Phototransistor serta Solarcell. Kemudian contoh transducer yang merubah besaran listips menjadi besaran fisik adalah LED, Loud Speaker, Motor Listips serta Relay.

Penjelasan serta contoh komponen aktif diatas adalah adalah sebagian contoh komponen aktif yang ada serta menjadi dasar dari komponen aktif yang lain. Dengan cara lebih detil definisi, manfaat serta prinsip kerja komponen elektronika tipe pasif maupun tipe aktif bakal dibahas satu persatu p

No comments:
Write comments