Showing posts with label Elektronik Terkini. Show all posts
Showing posts with label Elektronik Terkini. Show all posts

24 July 2017

Teknologi INVERTER LG

Teknologi pendingin udara inverter LG - Produsen vendor korsel elektronik LG baru-baru ini menggencarkan teknologi barunya yaitu teknologi inverter. Perlu anda tahu bahwa teknologi ini berfungsi untuk lebih hemat energi namun tidak mengganggu kenyamanan penggunaan. Dengan kata lain teknologi ini cukup efektif untuk saveing energi namun tidak mengurangi fungsi dari alat tersebut.

Tak tanggung-tanggung LG dengan inovasi yang diterapkan pada pendingin udara, mengklaim bahwa teknologi inverter ini mampu menghemat daya sebesar 60%.

Kunci pengembangan teknologi inverter besutan LG ini terletak pada sirkuit ic prosesor yang di tanam tepat di kompresornya.

Jika dilihat dari sistim kerjanya teknologi ini menggunakan sistim pengubahan arus AC menjadi DC. Berbeda dengan pendingin udara lainya yang menggunakan teknologi konvensional yaitu bekerja di arus AC.

Adanya perubahan arus ac ke dc ini mendukung kinerja komppresor memungkinkan bekerja setabil sesuai kebutuhan pengguna.

Cara kerja komppresor ini pun terbilang cukup flexible menyesuaikan suhu ruangan sehingga gerakan kompresor menyesuaikan dengan suhu yang didapatkan sinyal sensor suhu yang dikirim ke ic prosesor untuk mengontrol kompresor. Jadi jika suhu sudah mencapai yang di inginkan maka kompresor akan berhenti. Jika suhu ruangan naik maka kipas akan berputar lagi dan begitu seterusnya.

Menurut saya pribadi mengenai teknologi yang di terapkan oleh lg ini cukup efektif untuk lebih hemat energi dibanding pendingin udara lainya yang bekerja secara konvensional. Seperti yang kita tahu bahwa pendingin ruangan bekerja pada jangka waktu yang cukup lama. Jika teknologi ini di terapkan di pendingin udara maka akan menghemat tagihan listrik.

Yang menarik dari inovasi lg ini adalah sensor suhu yang bekerja mengontrol suhu ruangan yang tetap stabil. Dengan kata lain AC ini bekerja automatic. Itu artinya teknologi inverter yang di kembangakan ole LG ini mampu menghemat energi namun tidak mengurangi kenyamanan pengguna.

Menurut penelitian secara independen yang di lakukan oleh universetas Indonesia teknik elektro menuturkan bahwa teknologi inverter yang di terapkan pada pendingin udara memakan daya sebesar 1,4627 kwh dalam kurun waktu 8jam. Starting awal dengan suhu 24°C dapat di capai dalam 7 menit. Jika di pakai oleh pengguna yang memiliki kapasitas listrik 2200 wat maka akan memakan biaya sebesar rp 1000 per hari.

Menurut artikel yang bersumber dari. LG.com menuturkan bahwa LG akan terus berinovasi tidak hanya berhenti pada teknologi enverter. Tentu konsumen slalu mengharapkan yang terbaik.

Itulah sedikit pemahaman teknologi inverter LG menurut soldiradem blog.
Smoga bermanfaat.

Sumber : LG

Baca juga: perbedaan TV plasma, lcd dan led

21 July 2017

Perbedaan TV LCD,LED, dan Plasma

Perkembangan teknolgi memang tak  kan ada habisnya, setiap detik manusia berlomba-lomba mengembangkan teknologi terutama TV. Jenis-jenis televisi kini telah berkembang pesat beberapa tahun belakangan ini. Yang menjadi perhatian kita adalah TV CRT yang semula berat, besar, memakan tempat kini telah diubah menjadi ringan dan tipis tentu bukan teknologi crt lagi. Bahkan beberapa merek ternama sudah menghentikan produksi TV crt.

Jenis TV yang berkembang saat ini ialah jenis TV lcd dan plasma TV. Sekarang saya akan sedikit memberi gambaran mengenai perbedaan antara lcd TV dan plasma TV bserta kekurangan dan kelebihan masing-masing.

1. Plasma TV
TV jenis ini merupakan trobosan teknologi dari layar yang terbuat dari plasma. Jenis TV plasma lebih mirip pada layar tabung crt untuk kualitas kontras.  Dibanding  lcd TV plasma lebih unggul. Untuk segi sudut pandang plasma TV juga tidak memiliki batasan. Ini juga menjadi keunggulan plasma TV.  Kekurangan dari plasma TV ialah pada daya yang digunakan lebih boros dibanding lcd.

2. LCD TV
LCD saat ini sudah banyak digunakan berbagai bidang elektronik misalnya TV, monitor komputer maupun laptop. Kini layar lcd sudah mendominasi sebagai tampilan komputer, laptop, notebook, tak terkecuali TV dikarenakan oleh kosumsi daya yang lebih rendah. nah kali ini yang sedang kita bahas adalah TV LCD.

Kepanjangan dari LCD ialah liquid crystal display yang artinya penampil cristal cair sebagai tampilanya. Teknologi terbaru saat ini yang berkembang adalah TV LED. Jika anda membeli TV LCD maka hal yang perlu ketahui adalah  teknologi yang digunakan. LCD dan LED sebenarnya sama, namun penerangan layar yang digunakan itulah yang membedakan. Jika di fitur tidak menggunakan LED  berarti penerangan layar yang digunakan adalah lampu ccfl. Sedangkan jika di fitur tertulis LCD/LED maka penerangan layar yang digunakan adalah LED. Yangmana penerangan menggunakan LED lebih hemat energi dibanding menggunakan lampu ccfl. Maka dari itu sekarang ini yang banyak digunakan untuk menerangi layar menggunaka LED untuk asumsi lebih hemat energi..

Setiap TV memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing. Tentu sebagai pengguna yang diharapkan adalah keawetan, dan kualitas barang. Yang terpenting dalam sebuah televisi adalah kualitas gambar, dan hemat energi, meski apapun mereknya, apapun teknologi yang digunakan.

Demikian semoga menambah wawasan anda mengenai perbedaan LCD dan Plasma TV.  Terimakasih!!

21 May 2017

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli TV

Jika kita mendengar kata televisi maka hubunganya adalah hiburan. Sampai saat ini TV sudah menjadi barang kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan. Karena TV merupakan kebutuhan, maka tidak heran jika yang memiliki satu TV kadang tidak menjamin satu keluarga mempunyai selera tontonan yang sama. Jika sudah begitu mereka yang mampu membeli pasti memiliki TV lebih dari satu.

Saat ini teknologi TV sudah maju dan berkembang pesat. Jika ingin membeli TV, hal yang harus anda pahami bahwa TV saat ini yang sedang banyak di pasaran ialah jenis LED TV. Namun jika anda ingin membeli TV jenis CRT maka harus dipertimbangkan lagi terhadap keunggulan dari jenis led TV.

Saat anda ingin membeli TV hendaknya diperhatikan sebelum anda pergi ke toko. Perlu persiapkan pertimbangan jika tidak ingin bingung ketika di toko. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa anda lakukan sebelum membeli TV:

1). Tentukan bajet anda
Ketika anda mempunyai keinginan untuk membeli TV, pertama tentukan dana anggaran yang akan digunakan untuk membeli. Pertimbangan ini penting untuk menghemat pengeluaran anda. Bajet harus sebanding lurus dengan kebutuhan. Maksud nya, jika anda membeli TV hendaknya melihat untuk keperluan apa, misalnya untuk ntn TV sekeluarga letaknya khusus di ruang ntn TV, maka cocok untuk TV berukuran lebih,dari 40". Namun jika hanya di taruh di dalam kamar tidur maka lebih baik cari yang ukuran 24" agar tidak memakan tempat. Tapi semua itu kembali lagi ke bajet yang anda punya.

2). Memilih Merek TV
Setelah anda menyiapkan bajet, kemudian brouwsing merek TV yang sesuai dengan bajed yang anda punya. Cocokan keduanya. Hal ini tujuannya adalah untuk bahan pertimbangan kualitas gambar yang dihasilkan dan fitur lainya, karena di display toko akan tetera beberapa merek yang mungkin akan membingungkan anda jika belum mengetahui dari fitur yang diberikan oleh produk tertentu. Untuk itu anda harus mempelajari kekurangan dan kelebihan merek TV.

3). Jenis TV
Mungkin hal ini juga berkaitan dengan bajet, jika bajet anda di bawah satu jutaan maka pilihlah TV tabung, namun jika di atas itu maka bisa membeli TV yang led TV. Sebagai saran untuk membeli TV saat ini lebih baik pilih jenis TV yang memiliki teknologi led TV. Fitur yang di tawarkan mengkin lebih baik dari TV crt biasa. Bajet yang mungkin kurang, lebih baik di pending saja untuk memilih TV yang lebih baik daripada  TV crt akan bros listrik. Selain itu juga CRT TV akan memakan tempat bila diletakan di ruangan sempit.

4). Refrensi harga TV
Ketika anda sudah menemukan kesesuaian antara bajet dan jenis TV yang akan di beli, maka carilah refrensi harga TV yang akan menjadi tujuan di beli. Hal ini bertujuan agar anda bisa memprediksi bajet dan bisa nego jika harganya jauh dari standar refrensi.

Dan itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli TV. Semoga anda tidak bingung setelah sampai di toko elektronik.

27 April 2017

Masyarakat Masih Enggan Beralih Menggunakan LCD TV? Inilah Alasanya


Soldiradem blog mengangkat topik ini karena beberapa hari yang lalu saya mendapat opini dari masayarakat mengenai TV LCD. Mereka melontarkan beberapa kekurangan LCD TV beralasan bahwa kerusakan yang sulit diperbaiki, menjadi salah satu pemicunya. Wehingga mereka resah atau enggan membeli produk LCD/LED/PLASMA TV.

Berbagai persepsi masyarakat, mulai dari LCD TV akan cepat rusak sulit diperbaiki, biaya servis mahal, gambar seperti orang yang cebol, persepsi itulah yang menyebabkan masyarakat masih enggan menggunakaan produk tersebut.

Kemunugkinan penyebabnya ialah mereka masih kurang pengetahuan mengenai produk LCD TV yang memang baru beberapa tahun belakangan berkembang. Masyarakat masih butuh kepercayaan dari suatu produk TV LCD. Penjelasan detail produk juga meski digencarkan ke konsumen, sehingga mereka paham betul mengenai keunggulan produk LCD TV dibanding TV CRT.

Kemungkinan juga masyarakat masih butuh penyesuaian tergadap suatu yang baru. Hal ini dikuatkan oleh persepsi pereka tentang layar panjang sehingga nampak gambar orang seperti cebol-cebol. Sebenarnya, mereka berpendapat seperti itu karena mereka terbiasa melihat layar TV CRT yang layarnya berbentuk persegi, sehingga mereka masih belum menyesuaikan mata mereka dengan layar lebar. Jika sudah terbiasa dengan melihat LCD TV yang layarnya panjang itu tidak akan merasa bahwa gambar dilayar seperti cebol. Oleh karena itu mereka juga masih butuh penyesuaian penglihatan.

kualitas gambar kalah dengan TV CRT. Memang untuk resolusi warna gambar TV CRT lebih jelas dibanding TV LCD. Namun semua tergantung dari kualitas suatu produk, sehingga jika dibandingkan keduanya memiliki tampilan berbeda-beda.

Mereka paling sering berpendapat Kehawatiran ketakutan jika rusak tidak dapat diperbaiki. Hal ini dikuaykan oleh fakta yang ada bahwa sperpart yang ada masih langka di pasaran, sehingga ketika ada salah seorang TV LCD nya mati tidak ada sperpart penggantinya maka akan memicu kehawatiran pada orang lain. Dan inilah fakta yang paling sering.

Disini dapat disimpulkan bahwa LCD tv masih awam di masyarakat plosok, sehingga sosialisasi produk sangat diperlukan oleh masyarakat. Sosialisasi ditekankan tidak hanya keunggulanya saja, namun harus dibarengi dengan bagaimana pelayanan ketika terjadi kerusakan. Dengan begitu masyarakat nyaman dan tidak resah menggunakan LCD/LED/ TV.

Baca juga:


Opini ini bersumber dari masyarakat didesa. Untuk opini di kota entahlah, namun jika sperpart dan service center belum diperbanyak, maka tidak menutup kemungkinan masarakat perkotaan pun, akan resah dengan produk tersebut. Lalu bagaimana pendapat anda mengenai persepsi anda?

10 April 2017

TV SHARP CRT Sudah Tidak Ada di Pasaran? Begini Alasanya!

SHARP  TABUNG
SOLDIRADEM BLOG -  TV SHARP CRT sekarang sudah tidak di produksi lagi. Kemarin saya dapat orderan TV SHARP CRT 21' dari tetangga sebelah. Sesampai di toko elektronik saya lihat display kok nggak ada TV SHARP CRT. Semua di dominasi oleh TV layar flat tipis dan lebar. Yang ada TV CRT Polytron 21' di rak display masih mendominasi. Dan sisanya TV giatek, Akari, dll. Padahal orderan ada dua.  Keliling toko yang ada di kota juga sudah tidak ada stok juga. Akhirnya saya cencel orderan dari tetangga saya.

Setelah itu saya mencari informasi  searching di google bahwa perusahaan asal jepang yang memproduksi TV SHARP CRT sudah mengentikan produk TV CRT sejak tahun 2015 lalu. Pantesan saja tahun 2017 sudah gak nongol lagi. Perusahaan tersebut kini menggenjot produksi TV LCD, led. Dikarenakan saat ini masyarakat sudah mulai beralih menyukai tv jenis layar flat datar.

Alasan yang masuk akal menurut saya pribadi. Selain tampilanya lebih simple,ringan, tidak memakan tempat,,,LED TV mempunyai banyak kelebihan lainya dibnding dengan TV CRT. Lebih hemat energi mungkin juga menjadi bahan pertimbangan soal segi ekonomis. Ternyata juga ramah lingkungan mengurangi limbah CRT juga.

Suatu saat nanti mungkin brand yang lainya juga akan mengikuti. Misalnya LG, panasonic juga sudah tidak memproduksi TV CRT lagi. Kini hanya merek-merek lokal dan cina yang masih nampak di display toko-toko elektronik.
Ternyata saya kurang update mengenai perkembangan dunia elektro. Jadi, sekarang kalau ada yang order lagi yang merek SHARP  pesan yang baru , saya akan ambilkan jenis LED TV saja. Kalau mau yang CRT mungkin tak ambilkan TV scon.
Sedikit ceritaku mudah-mudahan update tross perkembangan tekno. Biar gak katrok! Hhhhhh.